Puas. Satu kata itu terlontar dari I Made Indra Wijaya ketika ditanya tentang perasaannya sesaat setelah meletakkan jabatannya sebagai ketua Swastika Taruna. Cowok yang akrab dipanggil Indro ini mengakhiri kiprahnya memimipin organisasi berbasis budaya itu pada Senin (8/12) yang lalu. Bertempat di Asrama Bali Tirta Gangga, acara bertajuk "Suksesi Swastika Taruna" itu menjadi akhir yang cukup memuaskan bagi Indro.
Memuaskan karena laporan pertanggung-jawabannya (LPJ) selama menjadi ketua setahun belakangan dapat diterima oleh anggota Swastika Taruna maupun perwakilan organisasi lain secara bulat. Dalam acara tersebut, beberapa organisasi lain memang hadir sebagai undangan, seperti UKKH dan KMHDI. Program kerja-program kerja yang dilaporkan adalah Bazar, Swastika Cup, Gebyar Swastika, dan kegiatan rutin seperti latihan baleganjur dan tari.
Secara umum, Indro menyebut bahwa kepengurusannya berjalan dengan cukup baik. Ini terbukti dari berjalannya kegiatan-kegiatan yang direncanakan. Dukungan dari segenap pengurus dan anggota Swastika Taruna beserta partisipasi UKKH diakuinya memudahkan kinerjanya. “Support dari UKKH dalam mengikuti acara sudah bagus. Namun support untuk terjun ke kepanitiaan ataupun kepengurusan masih kurang.”, tuturnya menyinggung partisipasi UKKH dalam organisasi ini.
Pemilihan ketua baru, yang dilaksanakan setelah pembacaan LPJ, menyimpan cerita unik karena hanya seorang kandidat yang muncul. I Gusti Ngurah Jupa Adriyana dari ITS menjadi calon tunggal setelah UKKH lain tidak mengajukan perwakilan. Pemilihan pun tidak dilaksanakan dengan voting karena semua peserta langsung bermufakat menunjuk Jupa sebagai ketua baru.
Pelantikan Jupa langsung dilaksanakan setelahnya. Serah terima jabatan dari Indro ke Jupa diresmikan dengan disaksikan semua peserta. Indro sempat pula menyampaikan harapannya. “Swastika Taruna harus lebih baik. Semoga muncul inovasi-inovasi agar UKKH semakin berperan aktif di organisasi ini.”, katanya kepada ketua baru, yang mungkin sudah cukup mewakili harapan semua angota lain pada salah satu organisasi pelajar dan mahasiswa ini.(mei)
Aklamasi di Suksesi Swastika Taruna
Kategori: BeritaPesona Madakaripura
Kategori: Jalan-Jalan
Mari bersantai sejenak untuk menikmati salah satu mahakarya indah Tuhan. Madakaripura, wisata air terjun yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menawarkan sejuta keindahan dan memberikan ribuan kenangan.
Setelah menempuh perjalanan selama 45 menit dari lautan pasir Bromo, Wiweka sampai di tempat wisata ini. Memasuki kawasan wisata ini, setiap pengunjung disambut oleh patung Gajah Mada sedang bersila menghadap pintu masuk. Rimbunan pepohonan dan suara aliran air menambah kekhasan kawasan ini.
Jalan dari pintu masuk menuju air terjun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Medan menuju air terjun memang agak sulit. Kita harus memasuki kawasan hutan lindung, melewati jalan setapak berbatu, mendaki bukit terjal dan menyeberangi sungai. Di hutan ini dapat kita jumpai kawanan monyet yang hidup bebas di atas pohon. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Pesona alam yang ditawarkan membuat 20 menit perjalanan menuju air terjun serasa amat cepat.
Setelah 20 menit, mulai tampak air terjun kecil yang melingkar. Kami seolah-olah berjalan di dalam sumur besar nan hijau. Airnya pun terus mengguyur orang-orang yang berjalan di bawahnya. Memang untuk berkunjung ke tempat ini, kami harus bersiap membawa baju lebih karena basah tak bisa dihindari. Untuk mencapai air terjun utama Wiweka harus merayap di sisi tebing dengan hati-hati, jika tidak akan tercebur pada air berkedalaman 5 meter di bawahnya. Setelah berhasil mencapai air terjun utama, Wiweka merasa sangat puas. Suguhan mahakarya Tuhan ini tak henti-hentinya membuat Wiweka takjub. Di segala sudut mata memandang, hanya keindahan yang tampak. Air terjun ini memang menyuguhkan pesona yang berbeda dengan yang lain.
Dalam wisata kali ini Wiweka didampingi oleh Sudarsono, warga asli Probolinggo yang menjadi pemandu di kawasan ini. “Banyak orang yang datang ke air terjun ini, Selain berlibur juga untuk berdoa memohon sesuatu dan doanya sering terkabul.”, ceritanya. Menurutnya lagi, warga asli kawasan ini percaya bahwa Gajah Mada belum mati dan masih berada di kawasan tersebut.
Air terjun ini memang merupakan tempat bertapanya Patih Gajah Mada. Beberapa orang sempat melihat Gajah Mada menampakkan diri di sana. Percaya atau tidak pada cerita itu, Wiweka menyempatkan diri untuk mandi di bawah air terjun sambil berdoa.
Akhirnya Wiweka pun beranjak. Sedikit penat telah hilang dan kami siap kembali dengan realita di Surabaya. Wiweka berharap salah satu doa kami tadi terkabul, “Semoga kami dapat kembali menikmati pesona Madakaripura suatu hari nanti.” (tan)
Menjadi Pemimpin
Kategori: TipsKita semua nantinya akan menjadi seorang pemimpin. Arti pemimpin di sini bukan hanya terbatas untuk memimpin suatu organisasi yang terdiri dari beratus bahkan beribu-ribu orang anggota. Dalam sebuah keluarga pun harus memiliki seorang pemimpin.
Kawan-kawan ingat bahwa seorang pemimpin itu bukan dilahirkan tetapi dibentuk. Oleh karena itu jangan pernah berhenti mencoba. Cobalah terus, karena dalam percobaan yang baru, kawan-kawan akan mendapatkan sesuatu hal yang baru pula.
Dalam diri kita sudah terdapat kharisma yang ada sejak lahir. Namun sayangnya banyak orang yang tidak sadar kalau di dalam dirinya sudah tertanam kharisma pemimpin, yang belum terasah saja. Berikut ini saya kutipkan tips bagaimana cara mengembangkan kharisma kawan-kawan.
1. Keyakinan diri kawan-kawan sendiri itu sangat penting. Artinya dalam mengambil suatu keputusan, pekerjaan, dan lain sebagainya diperlukan sebuah keyakinan. Intinya kawan-kawan harus yakin terlebih dahulu.
2. Hindari wajah muram. Wajah berseri-seri tentu lebih enak dipandang daripada wajah muram. Hal inilah yang kawan-kawan jauhi jika bertemu dengan orang lain.
3. Ambillah sebuah sikap yang tegas, jika diperlukan.
4. Risih dalam menyampaikan pendapat itu tabu. Kita harus berani menyampaikan pendapat kita. Tidak ada salahnya untuk menyampaikan pendapat Anda ke depan forum, namun kata-kata yang digunakan harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
5. Ingat selalu dengan orang lain. Hal yang paling mudah adalah mengingat namanya.
6. Spontanitas itu juga penting. Kita sekali-kali juga perlu mengambil suatu tindakan yang spontan.
7. Mantapkanlah diri Anda pada bakat Anda. Dengan memantapkan diri Anda pada bakat Anda, kharisma Anda akan mulai terbentuk.
8. Andalkan inisiatif. Biasakan diri menjadi pelaksana. Dengan menjadi pelaksana langsung, Anda akan belajar untuk menyelesaikan masalah.
Sikap seorang pemimpin juga dapat dibentuk. Sikap dibentuk dengan cara bercermin pada sikap-sikap seseorang atau dengan mencontoh sikap positifnya. Berikut merupakan sikap para dewa yang tercantum pada Rama Asta Brata yang patut ditiru.
1.Indra Brata : berwibawa, sejuk dan memberi kesejahteraan kepada rakyat yang dipimpinnya.
2.Yama Brata : adil, objektif, tidak terpengaruh pada hal apapun.
3.Surya Brata : semangat, tidak membeda-bedakan.
4.Chandra Brata : damai, memberi pencerahan.
5.Vhayu Brata : berada di tengah-tengah anggotanya, memberi kesegaran dan kesejukan.
6.Bumi Brata : sabar dan tenang.
7.Baruna Brata : meiliki pengetahuan yang luas, bijaksana.
8.Agni Brata : berani, tegas.
Dengan ulasan di atas saya berharap kawan-kawan nantinya dapat menjadi seorang pemimpin yang karismatis, memiliki citra dan dapat bersikap.
Sekretaris PC KMHDI Surabaya
5 cm : The Inspiring Book
Kategori: Resensi Buku
Judul Buku : 5 cm
Penulis : Donny Dhirgantoro
Penerbit : PT Grasindo
Cetakan : Kesebelas, Maret 2008
Tebal : 381 halaman
“…yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya adalah mereka tinggal mempercayainya…”
Sebuah kalimat klise memang, apalagi untuk Anda yang tidak biasa bermimpi atau bahkan tidak berani untuk bermimpi. Tapi simpan dulu pendapat anda sampai anda selesai membaca novel karya Donny Dhirgantoro ini. Impian, cinta, dan kehidupan. Ketiganya dikemas dengan begitu cerdas, dengan bahasa yang sederhana dan ringan. Singkatnya, buku ini menunjukkan betapa besarnya kekuatan mimpi, misteri cinta, dan sejuta kejutan dalam kehidupan. Sang penulis tidak saja mempersembahkan buku yang menarik untuk dibaca, tapi juga sebuah buku yang secara implisit menunjukkan rasa cinta kepada bangsa ini, hal yang sudah sangat jarang ada dalam sebuah novel fiksi. Tidak heran buku ini tercatat sebagai salah satu best seller di Indonesia.
Cerita dimulai dari persahabatan antara lima manusia yang telah terjalin selama tujuh tahun. Sifat mereka yang begitu ajaib membuat mereka saling melengkapi satu sama lain. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama, melakukan hal-hal yang tidak biasa, hingga suatu saat kebosanan muncul di benak mereka. Dan akhirnya mereka memutuskan untuk tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan. Selama tiga bulan berpisah itulah terjadi petualangan baru yang membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya. Namun rasa kehilangan dan kerinduan tak bisa dihindari. Semua itu terbayarkan dengan pertemuan dalam sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan untuk membagikan seluruh kekayaan baru itu. Sebuah perjalanan yang penuh dengan keyakinan, mimpi, cita-cita, dan cinta. Sebuah perjalanan yang telah mengubah mereka menjadi manusia sesungguhnya, bukan cuma seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan, dan punya nama. Sebuah perjalanan yang saya yakin akan membekas di hati Anda.
Hal lain yang menarik di buku ini adalah penulis menyelipkan lirik lagu di sela-sela cerita untuk mendeskripsikan perasaan karakter atau kejadian yang sedang terjadi. Penyelipan lirik-lirik lagu tersebut merupakan siasat yang sungguh brilian. Cerita menjadi lebih hidup dan lebih menarik untuk dibaca. Namun saya tidak akan heran jika sebagian dari Anda merasa kebingungan dengan beberapa lirik lagu tersebut. Hal ini mungkin disebabkan oleh perbedaan generasi dan juga perbedaan selera musik antara penulis dan pembaca. Terlepas dari itu semua, saya yakin Anda tidak akan dapat melepaskan mata dan pikiran Anda dari buku ini. Kata demi kata, kalimat demi kalimat, halaman demi halaman hingga Anda selesai menelan dan mencerna semua yang ada pada buku ini dan ketika itu Anda akan menyadari betapa banyak hal baru yang Anda dapatkan, hanya dengan duduk dan membaca buku ini sampai lembar yang terakhir.(nyk)
SMS PUBLIK
Kategori: SMS PublikTema Edisi Ini:
“Makan daging sapi, no problem atau dosa besar?”
Ak pkir, itu tgantung dr apa yg kita yakini.bila kta yakin itu mrpakan dosa,mka msti dhndri,betapapun sulitnya itu.ak mykini bla m'knsmsi dging spi m'pkn dsa bsr
08179732xxx
Menurut saya,makan daging sapi itu problem jika kebnyakan,tp jg tidak dosa bsar jika tidak ada dging yang lain.pd intinya makan/tidak makan dging sapi yg pnting sehat.krena it yg menjd tujuan utama.dngan keadaan sehat,apapun dpt kta krjakan.
08179710xxx
Makan daging sapi it bkn mslh dosa apa ga,tp menurut kepercayaan org hindu sendiri sapi it binatang suci yg bnyk membrikan manfaat bwt manusia,stidakny jgn deh mkn dagingx hehehe.
081999111xxx
Saya makan daging sapi,krn berperinsip makanlah apa yg bisa engkau mkn,tentunya bkn kanibal,kalau Tuhan melarang kita memakan sapi,tentunya dging sapi tidak dpt d cerna oleh lambung kita,itu adl hukum alam yg bs kita simpulkn sndiri
081803499xxx
OSA. Makan daging sapi sesungGUHny tdk d perkenankan,bkn krn d haramkn namun krn d sucikn. d sna trdpt nilae2 mORAL,sejarah n keyakinan agama atas pengorbnan sang sapi untk kehdupan manusia. Oleh sbb it mariH Lah qt untk Lbh mengHARgai niLAE khdpan yg d Ciptakn-Nya.Suksma.OSSSO. SEJ.
081805523xxx
Mkn daging sapi itu no problem,asal daging sapinya bkn hsl mncuri & sapinya tdk trkna pnyakit sapi gila. Tp saya lbh mmilih u/ mnjadi vgtarian.
081330514xxx
Bnerny dosa & jd problem seh, tp brhbung sapix ikhlas, yg maem jg ikhlas..hehehe.. so?
081336205xxx
